|
B ulan penuh berkah, penuh ampunan, begitulah kita menamai bulan Ramadahan. Semangat Ramadhan begitu terasa dari jauh-jauh hari sebelum bulan mulia ini tiba. Bahkan acara-acara di Televisi pun seakan berlomba menarik pemirsa dengan tayangan-tayangan bertema Ramadhan. Seminggu sudah kita menjalani shaum ramadhan. Namun bila kita sempat memperhatikan, betapa banyak acara-acara televisi yang tayang dibulan suci ini semakin menjauhkan nilai Ramadahan. Kuis SMS Setiap awal ibadah shaum diwajibkan berniat dan disunnahkan untuk santap sahur. Setiap hari, siaran-siaran televisi pun menemani santap sahur, memulai hari dengan sajian-sajian acara yang bervariasi. Bahkan semakin menarik dengan adanya kuis-kuis berbagi hadiah jutaan rupiah. Sadarkah kita, bahwa setiap pagi kita disuguhkan acara perjudian terselubung? Sadarkah kita bahwa setiap hari di bulan Ramadahan kita memulai nya dengan berjudi? Ramadhan yang seharusnya memberikan banyak manfaat pada kita malah mendatangkan banyak dosa karena kita melakukan kemaksiatan (judi = maksiat).
Dimana letak judinya? Berikut saya kutip pernyataan ulama jawa timur, disadur dari kantor berita antara "Letak unsur judinya terlihat pada harga yang lebih dari tarif SMS biasa," kata Miftahul. Misal, tarif SMS adalah Rp250 (pascabayar) dan Rp350 (prabayar), namun untuk mengirim SMS kuis tertentu menjadi Rp2.000 (pascabayar) dan Rp2.100 (prabayar). "Sehingga (keuntungan penyelenggara) mencapai miliaran rupiah," katanya. link: http://www.antara.co.id/arc/2008/9/7/nu-jatim-kuis-ramadan-haram/
Salam yang tergadaikan Lebih menyedihkan lagi ketika terjadi kontak interaktif pada acara-acara Ramadhan. Setiap ada penelpon masuk maka kata pertama yang diwajibkan untuk diucapkan yang istilah mereka "password...". Presenter selalu bertanya berulang-ulang bila penelpon belum menyebutkan password nya. Saya mengerti, ini tentunya keinginan para sponsor sebagai penyandang dana acara tersebut, tapi.. bukankah kata tebaik ketika seorang muslim bertegur sapa dengan muslim lainnya adalah ucapan salam? BUkankan disaat Ramadahan adalah waktu yang paling tepat untuk selalu menyebarkan salam? Apakah terlalu sulit untuk mengucapkan "pasword" setelah kita mengucapkan salam terlebih dahulu?
Sungguh ironi, Ramadahan .. semoga selalu hadir semangat Ramadhan di hati orang-orang yang sholeh. Wallahu 'alam bishawab Tampilkan di situs | Dilihat: 874
1. Komunitas Blogger Subang Written by
This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
, on 15-10-2008 12:07 15 Oktober 2008, Launching Komunitas Blogger Subang, Selamat bergabung bersama Komunitas kami.  |
2. Assalamualaikum Written by
This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
, on 19-10-2008 15:11 salam kenal salam dari ilyas asia |
3. Written by @kang i-GUN , on 22-10-2008 07:15 Halo Ilyas  |
|
- Jangan ngasih komentar yang aneh-aneh ya, malu dilihat orang. Jaga etika OK... Yang nyleneh bakal di hapus.Komentar akan disimpan terlebih dahulu dan akan di publish setelah direview oleh akang igun :).
|
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.3 |